Delikfakta.com, Bolmong – Dua unit Kontainer yang diduga berisi batu hitam lolos dari pantauan aparat penegak hukum (APH). Padahal, lokasi batu hitam yang di seludupkan dari Gorontalo tak jauh dari Polsek Poigar, Di desa Tiberias Kecamatan Poigar.

Sebelumnya, satu Kontainer lolos dan terinformasi akan menuju Pelabuhan Kota Bitung. Sedangkan satu Kontainer, tadi malam diduga lolos juga dari pengawasan petugas. Hal ini menjadi tanda tanya sebab material batu hitam tersebut dimuat dalam kendaraan tronton terpakir di di desa setempat.

Saat dikonfirmasi kepada Kapolsek Poigar IPDA Adri V Umboh, sampai dengan saat ini belum memberikan tanggapan terkait dugaan penyeludupan batu hitam tersebut.

Sementara itu, Ketua DPD Laki Sulut menyayangkan kinerja Polsek Poigar, yang terkesan Diam dan tidak ada tindakan nyata dalam lakukan penyelidikan, terkait adanya dugaan penyeludupan batu hitam.

“Mana mungkin lokasi penyimpanan batu hitam tak jauh dari Polsek, kemudian mereka tidak tau. Apakah ini sengaja karena ada apanya,” tanya Firdaus.

Batu hitam lokasi desa Tiberias, Poigar.

Ia berharap dua Kontainer yang saat ini dalam perjalanan ke pelabuhan Bitung dapat diawasi pihak petugas kepelabuhanan KUPP Bitung.

“Saya minta jangan sampai lolos lagi dari petugas pelabuhan, jika lolos maka indikasikan ada bekingan dari aparat,” ungkap Firdaus.

Ia pun menilai lolosnya dua Kontainer diduga sangat kuat ada suapan dari para pemilik barang ilegal itu.

“Jika lolos lagi di pelabuhan Bitung maka mengindikasikan semua petugas ikut bermain barang ilegal tersebut,” tandas Firdaus. (Yono).