JIAT Inpres 2 Telah Rampung, Petani Mampu Panen 2-3X/Tahun.
Palu-Delikfakta. Com. Melalui Intruksi Presiden (Inpres) RI NO 2 Tahun 2025,Tentang percepatan, pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi untuk mendukung swasembada pangan dengan memastikan ketersediaan air irigasi yang andal dan berkelanjutan bagi sawah-sawah yang Produktif.. Kamis 09/04/2026.
Dalam mendukung program swasembada pangan oleh Presiden Republik indonesia Bapak Prabowo Subianto, Kementrian pekerjaan umum melalui balai wilayah sungai Sulawesi III palu melaksanakan kegiatan pekerjaan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang tersebar kab. Banggai, Kab Tojo Una-Una, Kab Donggala.
Jaringan Irigasi Air Tanah merupakan jaringan untuk mengairi lahan pertanian dengan memanfaatkan Air Tanah sebgai sumber utamanya. JIAT melibatkan proses pengeboran, Pemompaan Air tanah dan mengalirkan air tanah melalui saluran irigasi ke lahan pertanian.
Target utama pembangunan JIAT ini berlokasi di 24 titik tersebar di kecamatan Dampelas, Kecamatan Banawa Selatan, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kecamatan Balaesang, kecamatan Sirenja, Kecamatan sindue, Kecamatan Toili, Kecamatan Ratolindo, Kecamatan Ampana Kota, yang terletak di 3 kabupaten (Kab.Banggai, kab. Tojo Una-Una, Kab. Donggala.
Paket ini di kerjakan oleh PT. Nindya Karya, dengan Pagu Anggaran Rp. 47.Miliar , yang bersumber dari dana APBN T. A 2025,Dan telah menyelesaikan Kontruksi saat ini sedang dalam masa pemeliharaan.
Manfaat dari pembangunan JIAT, adalah untuk meningkatkan pertanian untuk mendukung target program swasembada pangan menjamin ketersediaan air yang stabil bahkan saat musim kemarau panjang memungkinkan petani untuk meningkatkan frekuensi tanah sehingga dapat meningkat hasil panen.
Saat pencapaian hasil pembangunan sumur JIAT Di 24 titik lokasi, Total sawah yang sudah terairi :356, 85,Ha, Potensi daya luas sawah yang dapat dikembangkan kedepannya:535, 28,Ha, sehingga para petani bisa memanen sawah mereka 2-3x /Tahun.(Arie Daud) 







