Delikfakta com.Palu – Pemerintah pusat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konektivitas antarwilayah melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025, sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan di berbagai daerah.

Program strategis ini bertujuan mengurangi kesenjangan kemantapan jalan antara jalan nasional dan jalan daerah, khususnya yang terhubung langsung dengan pusat-pusat ekonomi masyarakat.

Di Kabupaten Toli-Toli, salah satu proyek prioritas IJD yang berlokasi di ruas jalan Desa Dadakitan–Malempak kini telah rampung 100 persen.

Peningkatan jalan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pedesaan.

Proyek peningkatan ruas Dadakitan–Malempak tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai mencapai Rp20.012.317.375,00, dan dikerjakan oleh penyedia jasa PT Surya Lima Perkasa.

Pekerjaan dilakukan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan, sehingga kualitas jalan dinilai lebih baik dan layak digunakan dalam jangka panjang.

Warga setempat pun menyambut positif selesainya pembangunan jalan tersebut. Salah seorang warga yang ditemui di lokasi mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Kami sangat senang dengan adanya peningkatan jalan Dadakitan–Malempak ini. Akses jadi lebih lancar dan nyaman,” ujarnya.

Meski demikian, warga juga menyampaikan beberapa masukan sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian terhadap keselamatan serta keberlanjutan infrastruktur.

Mereka berharap agar di pintu masuk menuju ruas jalan tersebut dapat dipasang rambu lalu lintas satu arah, mengingat arus kendaraan dari kiri dan kanan kerap tidak beraturan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan drainase tambahan untuk memastikan aliran air tetap lancar. Pasalnya, masih terdapat sisa tumpukan material pekerjaan yang dikhawatirkan dapat menutup saluran drainase lama, terutama saat musim hujan.

Dengan selesainya proyek ini, Program IJD 2025 diharapkan tidak hanya menghadirkan capaian fisik berupa jalan yang mantap, tetapi juga membawa dampak nyata bagi peningkatan keselamatan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Toli-Toli.

(Red).