Delikfakta.com,  Bolmong  – Pekerjaan Preservasi (Tambal Sulam) jalan nasional dari jalur Maelang – BTS, dikerjakan oleh PT Gading Murni Perkasa, diduga dikerjakan asal jadi dan diperkirakan ada dugaan kerugian negara.

Hal ini menjadi sorotan elemen masyarakat, setelah ditemukan sejumlah titik terjadi kerusakan jalan yang baru saja diperbaiki.

Berdasarkan pantauan media ini, beberapa titik dijalur trans sulawesi sepanjang ruas jalan desa Maelang, Kecamatan Sangtombolang pekerjaan tambal sulam terlihat tidak bertahan lama. Beberapa titik yang sebelumnya telah ditambal sulam kini mengalami kerusakan dan berlubang padahal baru sebulan dikerjakan. Menariknya, ada salah satu  titik ruas jalan yang sudah rusak parah malah tidak di perbaiki.

Tambal sulam tapi kualitas perbaikan jalan tidak baik.

Menanggapi hal itu, Pemerhati Kebijakan Publik Bolmong Julkifly Paputungan menilai kualitas pekerjaan tambal sulam itu tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah. 

“Sangat miris melihat pekerjaan Preservasi dari balai pelaksanaan jalan sulawesi Utara menghabiskan uang negara puluhan miliar rupiah, namun dikerjakan secara asal – asalan,” ujarnya,  Rabu (22/4/2026).

Ia juga mempertanyakan kualitas dan daya tahan hasil pekerjaan yang seharusnya mampu bertahan jangka waktu lebih lama. Bahkan, ada hasil pekerjaan tambal sulam tidak baik yang bakal beresiko rawan kecelakaan kendaraan. 

“Kami berencana akan laporkan dugaan kerugian negara ini kepada aparat penegak hukum, ini pekerjaan hanya asal jadi bayangkan ada satu titik yang tidak disentuh titik lain di kerjakan,” tegas Julkifly,  yang turut dibenarkan Ketua Ormas Garputala Adriadi Paputungan. 

Ia mencurigai,  titik yang dikerjakan hanya dijadikan dokumen pertanggungjawaban administrasi saja, padahal fakta dilapangan ada titik yang   tidak disentuh. 

“Ini ada dugaan korupsi anggaran yang dapat merugikan uang negara, aparat penegak hukum harus awasi,” tandas Julkifly.

Saat dikonfirmasi kepada Humas BPJN Sulut melalui pesan WhatsApp enggan memberikan tanggapan. 

Diketahui,  sesuai data yang diperoleh media ini proyek preservasi Jalan Maelang – BTS yang nilai kontraknya bersumber dari APBN 2026 sebesar Rp27 miliar lebih. 
Dengan tanggal kontrak pekerjaan awal februari lalu. (Yono).