Delikfakta.com, SULUT  – Berhati – hatilah jika anda melintas di jalur pantura bolaang mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara.

Terdapat puluhan Titik lubang yang menganga mulai dari titik jalan trans Sulawesi desa Buntalo, Cempaka, Ayong, Babo, Bolangat, Lolanan dan desa Maelang terhitung 30-an titik lubang yang menganga. Bahkan pantauan media ini, ada beberapa titik ruas jalan kedalaman lubang mencapai 10 sentimeter, dan beberapa ruas jalan lainnya kedalaman sekitar 3 – 5 sentimeter. Kerusakan jalan yang parah ini  terdapat di ruas jalan desa Bolangat Timur, desa Buntalo dan desa Babo.

Kondisi tersebut sangat membahayakan bagi para pengguna jalan terutama pengendara roda dua. Pengguna jalan diimbau waspada dan hati – hati saat melintas dijalan raya itu.

Pemerhati Kebijakan Publik Bolmong Adriadi Paputungan meminta pemerintah pusat untuk mempercepat pekerjaan jalan yang saat ini lagi berjalan.

Satu titik ruas jalan ujung desa Babo rusak parah

“Ruas jalan yang belum disentuh oleh pemerintah yakni ruas jalan sepanjang jalan mulai dari desa Buntalo sampai dengan ujung kabupaten Bolmong di desa Pangi,” katanya,  Senin (18/5/2026).

Dikatakan Adriadi,  pekerjaan jalan tambal sulam yang dimulai dari ruas jalan kecamatan poigar terkesan sangat lamban. Bahkan kadang tidak ada pekerjaan jalan.

“Ada beberapa alat berat terparkir di bahu jalan seperti di desa Tuyat, sama sekali tidak ada pekerjaan.  Nah, hal ini yang memperlambat pekerjaan, ” ungkap Adri,  sapaan  nama akrabnya. 

Untuk itu,  ia meminta pihak pengawas jalan wilayah Bolmong, agar memperhatikan pekerjaan jalan di wilayah pantura yang lambat pekerjaannya.

“Saya melihat kurang pengawasan dari pihak BPJN wilayah Bolmong,  sehingga pekerjaannya sampai dengan pertengahan bulan mei ini belum semua tersentuh perbaikan jalan. Buktinya beberapa titik di lolak dan ruas jalan di kecamatan Sangtombolang sama sekali belum disentuh,” ungkap Adri.

Salah satu warga desa Ayong berharap pemerintah segera memperbaiki jalan terutama ruas jalan ujung desa babo, itu sangat rusak parah. 

“Sudah ada pengguna jalan yang  kecelakaan di ruas jalan tersebut, apalagi kendaraan roda dua sering terjadi terutama pada malam hari, ” tutur Warga.

Kordinator BPJN wilayah Bolmong Rico mengakui kondisi jalan yang rusak khususnya jalan pantura. Kata dia, tahun lalu memang tidak ada sama sekali anggaran yang dikucurkan  pusat. Semestinya setiap tahun ada perbaikan jalan.

“Nanti tahun ini ada anggaran perbaikan jalan, Mulai dari ruas jalan poigar sampai dengan ruas jalan Maelang,” katanya.

Ia mengungkapkan untuk tahun ini anggaran perbaikan jalan aspal hotmix sekitar Rp28 miliar.

“Iya, Saat ini mulai ada perbaikan jalan, masa kontrak pekerjaan sampai dengan bulan desember akhir tahun ini,” ujarnya.

Ditambahkan,  mudah- mudahan tahun ini perbaikan jalan di wilayah pantura akan selesai semua.

“Sekarang ini sudah sekitar 4 kilo meter lebih yang di aspal hotmix mulai dari ruas jalan poigar, Bolaang, jembatan kaiya dan ruas jalan desa Tuyat,” tandas Rico.

Kata dia, untuk pekerjaan jembatan kaiya target akhir juli selesai dikerjakan.  Tapi untuk perbaikan jalan mulai ruas jalan Poigar dan Maelang sampai dengan desember akhir tahun ini.

“Saat ini lagi pengaspalan jalan di ruas jalan tanjung mariri poigar,” tutup Rico. (Yono).