Delikfakta.com, SULUT – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disekitar Bandara Bolaang Mongondow (Bolmong) dapat mengganggu aktivitas penerbangan Bandara. Meski begitu, Bandara bolmong belum ada pembatalan penerbangan dari pihak Kementerian Perhubungan.
Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Bandara Bolmong Noval Lamadau, untuk saat ini kegiatan penerbangan Bandara Bolmong Masih seperti biasa, yakni jadwal penerbangan seminggu 3 kali.
“Untuk kebakaran di bukit yang jauh dari wilayah operasi penerbangan belum berpengaruh.
Tetapi saat ini yang paling berpengaruh adalah asap dari pembakaran lahan perkebunan di sekitar bandara hingga masuk ke wilayah sisi udara bandara,” keluhnya, Rabu (13/10/2026).
Ia pun sudah memberi peringatan warga sekitar bandara, bahkan lakukan sosialisasi tetapi masih terjadi juga pembakaran lahan.
“Jika kebakaranya di bukit atau lahan yang masuk dalam area kawasan keselamatan operasi penerbangan tentunya sangat berpengaruh terhadap penerbangan,” himbau Noval. (Yono).







