Delikfakta.com, SULUT – Kebakaran yang melanda pasar Inobonto, Kecamatan Bolaang, Bolaang Mongondow (Bolmong) Minggu, (2/8/2026) siang tadi, menghanguskan puluhan lapak ikan dan kios. Material bangunan terbuat dari kayu serta ditambah lagi musim angin Selatan yang membuat sijago merah merambat ke Kios dan lapak warga.
Selain itu, keterlambatan mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Bolmong, yang juga membuat api terus merambat dan membesar. Untungnya, dua mobil water canon dari Brimob Inuai yang datang.
Seorang warga kelurahan Inobonto mengeluhkan lambatnya mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah datang ke lokasi.
“Alhamdulillah 2 mobil water canon dari pihak kepolisian yang datang, kalo tidak pasti terus merambat ke Kios lainnya dan akan lebih banyak lagi kios dan lapak yang terdampak,” kata Warga.

Sampai saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran yang menghanguskan puluhan lapak dan Kios Pasar setempat.
Pemkab Bolmong Akui Keterlambatan Mobil Pemadam Kebakaran
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong Candra Mokoginta, mengatakan untuk data yang terdampak hasil sementara asesmen yakni, perkiraan 4 ruko, 1 unit ruko termasuk rumah tinggal dan 35 lapak penjual ikan.
“Sementara kerugian akibat kebakaran tersebut masih dihitung oleh tim BPBD, ” ungkapnya.
Ia juga mengakui keterlambatan mobil pemadam kebakaran. Ia mengatakan, untuk mobil damkar unit Lolak mesin pompa alami kerusakan, saat semalam tim menangani kebakaran lahan di Inobonto juga.
“Jadi keterlambatan karena posisi damkar bolmong bergerak dari passi butuh waktu 45 menit tiba dilokasi kebakaran,” terangnya. (Yono).







