Delikfakta.com,  SULUT  – Kabar baik petani sawah warga  dumoga Barat dan dumoga Utara. Pasalnya saluran irigasi yang jebol mulai ditangani secara darurat sudah selesai diperbaiki.
Distribusi air ke petani disejumlah titik kembali lancar.
Hal ini dikatakan Kepala daerah Pengairan Irigasi Toraut Jefri Rori, Sabtu (8/8/2026).

Dikatakan, tanggul yang jebol sudah ditutup dan air kembali lancar. Sebab air itu merupakan penopang utama petani.

“Kerusakan saluran irigasi pada titik BDKR 6 daerah irigasi toraut, yang berdampak pada berkurangnya pasokan air irigasi ke sekitar 340 hektar lahan pertanian,” kata Jefri.

Untuk saat ini, saluran yang jebol sudah diperbaiki dan air kembali lancar. Tak hanya itu, untuk memastikan air berjalan dengan  baik dilakukan pengaturan dipintu saluran agar suplai air teratur ke lahan petani.

“Hasil kunjungan dilapangan memang  sebagian lahan sawah gagal panen karena kurang suplai air karena faktor saluran irigasi yang jebol. Namun ada juga faktor hama yakni tikus,” ungkap Jefri.

Dengan keluhan itu, saluran irigasi yang jebol langsung diperbaiki dan lahan sekitar 340 hektare yang terdampak tersebut sudah mulai lancar air.

“Langkah ini diharapkan dapat menjaga kontinuitas layanan irigasi proses penanganan berlangsung,” tandas Jefri. (Yono).