Topikterkini.com.Donggala – Operasi SAR terhadap kecelakaan Kapal Layar Motor (KLM) Nur Ainun Bilqis terus dilakukan setelah kapal bermuatan rumput laut tersebut tenggelam di perairan Selat Makassar, wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Sulawesi Tengah, Rusmadi, Kamis (19/2/2026), menyampaikan bahwa kapal dengan lima orang di dalamnya itu mengalami kecelakaan akibat cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi dan angin kencang.
“Dari lima orang di kapal, tiga korban sudah ditemukan selamat oleh nelayan Donggala, sementara dua lainnya masih dalam pencarian,” ujarnya.
Kapal diketahui berlayar dari Nunukan, Kalimantan Utara, menuju Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, melintasi perairan Selat Makassar. Insiden terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Tiga korban ditemukan nelayan setempat sehari setelah kejadian, Minggu (15/2), dan langsung dievakuasi ke Pelabuhan Pelelangan Ikan Donggala.
Berdasarkan laporan, penumpang kapal berasal dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Nunukan (Kalimantan Utara). Titik tenggelamnya kapal diperkirakan berjarak sekitar 52 nautical mile dari pelabuhan Donggala.
Kapal jenis kapal barang tersebut mengangkut muatan rumput laut dengan berat ratusan kilogram. Saat kapal mulai tenggelam, seluruh awak berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Tiga korban yang selamat bertahan menggunakan jaket pelampung, sementara dua lainnya hingga kini belum ditemukan.
Memasuki hari keenam pencarian, tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
“Besok sudah hari ketujuh. Kami berharap dua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan,” tutup Rusmadi.
(Red).







