Delikfakta.com.Parigi Moutong, 15 Juni 2026 – Jembatan penghubung strategis di Dusun III, Desa Toraranga, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah, mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang yang dipicu curah hujan tinggi malam hari. Kedua sisi lining (dinding penahan) jembatan ambruk, menyebabkan akses jalan menyempit drastis dan berpotensi memutus konektivitas antarwilayah jika tidak segera ditangani.

Berdasarkan laporan warga setempat, Haco Lande, hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 19.00 hingga 22.00 WITA pada Senin malam (13/6/2026). Derasnya arus banjir menghantam struktur jembatan, mengakibatkan longsoran material lining di kedua sisi badan jembatan. “Air datang tiba-tiba, sangat deras. Kami lihat langsung bagian bawah jembatan terkikis, lalu dinding penahannya runtuh,” ujar Haco saat ditemui di lokasi.

Haco, mengaku cemas. “Kalau jembatan putus, kami susah bawa hasil panen ke pasar. Anak-anak sekolah juga harus mutar jauh. Tapi yang lebih takut, kalau rumah kami kena banjir lagi…”

Risiko Isolasi & Luapan Banjir ke Pemukiman

Hisam, Kaur Pemerintahan Desa Toraranga, dalam keterangan kepada media ini Senin sore (15/6/2026), menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Parigi Moutong untuk evaluasi teknis dan penanganan darurat.

“Kami sudah laporkan kondisi ini ke dinas terkait. Yang paling dikhawatirkan adalah jika hujan turun lagi, air bisa meluap ke permukiman karena aliran sungai tersumbat oleh reruntuhan lining. Selain itu, jika jembatan putus total, akses warga ke luar desa akan terisolasi,” kata Hisam.

Ia menambahkan, kerusakan struktural yang terjadi bukan hanya ancaman infrastruktur, tapi juga keselamatan jiwa. “Apabila lambat ditangani, jembatan bisa hanyut. Biaya perbaikan nanti jauh lebih mahal, bahkan bisa mengancam nyawa warga yang tinggal di bantaran sungai.”

Pantauan Lapangan: Kondisi Sangat Memprihatinkan

Dari pantauan tim media di lokasi, tampak jelas bahwa kedua sisi jembatan telah longsor, meninggalkan celah lebar di sepanjang tepi badan jembatan.

(Umar).