DELIKFAKTA.COM.DOBO KEP.ARU — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyampaikan perkembangan terbaru proyek strategis Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpadu Wilayah 4 Tahun Anggaran 2026.
Proyek yang dikerjakan Kerja Sama Operasi (KSO) PT. Gerbang Multindo Nusantara – PT. Graha Fatta ini menjadi langkah nyata memperluas akses listrik berenergi bersih bagi masyarakat.
Berdasarkan laporan minggu ke-10 periode 14–20 September 2026, progres keseluruhan telah mencapai 31,85%, dibandingkan rencana 37,71%, tercatat deviasi sebesar 5,85%. Proyek ini mencakup pembangunan di lima desa dengan total kapasitas 623,7 kWp:
– Desa Warialau: 161,7 kWp
– Desa Jambu Air: 138,6 kWp
– Desa Warabal: 138,6 kWp
– Desa Lola: 77 kWp
– Desa Karawai: 107,8 kWp
Rincian Capaian per Desa
– Warialau: 36,99% (rencana 37,88%) — deviasi -0,89%, tetap on track
– Jambu Air: 36,69% (rencana 37,63%) — deviasi -0,94%, berjalan lancar
– Warabal: 28,35% (rencana 38,08%) — deviasi -9,73%
– Lola: 26,40% (rencana 37,47%) — deviasi -11,07%
– Karawai: 26,86% (rencana 37,26%) — deviasi -10,40%
Keterlambatan di tiga desa tersebut disebabkan pekerjaan sipil gedung pembangkit (power house) serta keterlambatan pengiriman material ke lokasi terpencil. Pihak pelaksana berkomitmen mempercepat pengerjaan pada minggu-minggu mendatang.
Pada minggu ke-10, kegiatan berfokus pada pembersihan lokasi, pengecoran pondasi, galian pemasangan panel surya, serta pengiriman panel PV, tiang jaringan, penangkal petir, dan penerangan jalan umum. Rencana minggu ke-11 meliputi kelanjutan pekerjaan sipil, pemeriksaan tempat penyimpanan energi, sistem baterai, dan instalasi kelistrikan.
Harapan Pemkab Aru
Mewakili Bupati dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, Kepala Dinas Kominfo, Arman Walay menyampaikan:
“Pembangunan PLTS Terpadu Wilayah 4 ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama Kementerian ESDM untuk memperluas akses listrik dari energi baru terbarukan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.”
Walay menambahkan, setelah rampung proyek ini diproyeksikan menerangi ribuan rumah tangga di kelima desa dengan sumber energi bersih dan berkelanjutan.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat dan media untuk turut memantau serta mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur energi ini.
(RM)







