LUWUK, BANGGAI-Delikfakta.com, — Kampanye Keselamatan Pelayaran Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 digelar di halaman Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Luwuk, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan ini mengusung pesan penting bahwa “Keselamatan Pelayaran Akan Terwujud Apabila Pemerintah/Regulator, Operator Kapal dan Pengguna Jasa Transportasi/Masyarakat Bersatu untuk Menegakkan Keselamatan Bersama.”
Kampanye tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Sisliandy Ponulele, yang sekaligus menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan dihadiri jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, para Kepala Dinas Perhubungan kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, Kepala KSOP Kelas II Teluk Palu, para Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan se-Sulawesi Tengah, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, jajaran PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Luwuk, UPP Luwuk, Basarnas Luwuk Banggai, insan perhubungan serta para pelajar tingkat SMA/SMK sederajat.
Dalam rangkaian acara, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa, laporan Kepala Bidang PL3ASDP Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Hatijah Yahya, S.Sos., M.Si., kemudian sambutan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus pembukaan kegiatan.
Selanjutnya, Kepala Kantor UPP Luwuk, Hasear M. SE., MM., menyampaikan imbauan keselamatan pelayaran kepada seluruh pengguna jasa transportasi laut.
Agenda juga diisi dengan sosialisasi integrasi layanan keselamatan oleh Kepala Kantor Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Oktoarif Primanto, serta demonstrasi pemasangan life jacket oleh petugas KUPP Kelas II Luwuk.
Sebagai bagian dari kampanye keselamatan, panitia juga memberikan life jacket kepada pelaku usaha jasa kapal. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebelum peninjauan kapal.
Rangkaian Kampanye Keselamatan Pelayaran 2026 ditutup secara resmi oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan peninjauan kapal sebagai bagian dari edukasi serta penguatan penerapan keselamatan pelayaran di lapangan.
Kampanye ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa keselamatan pelayaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau regulator, tetapi membutuhkan keterlibatan operator kapal, pelaku usaha jasa transportasi, serta seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
Pesan utama yang digaungkan dalam kegiatan tersebut adalah bahwa keselamatan pelayaran hanya dapat diwujudkan melalui sinergi, kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan, serta kepedulian bersama seluruh pihak yang terlibat dalam transportasi laut. (oro)







