Delikfakta.com,  SULUT  – Pergerakan rupiah yang menguat dalam lima hari terakhir ternyata belum mampu meredam kenaikan harga kebutuhan sembilan  bahan pokok (Sembako). Hal ini terpantau di salah satu pasar Kelurahan Inobonto, Kecamatan Bolaang,  Bolaang Mongondow (Bolmong) harga bawang, cabai, beras hingga minyak goreng masih menunjukkan tren naik.

Harga sembako seperti cabai kini menembus Rp100 ribu lebih per kilogram (kg), melonjak dari sebelumnya sekitar Rp40 ribu per kg.

Bawang putih kini menembus Rp45 ribu per kg, sebelumnya sekitar Rp30 ribu per kg. 

Beras saat ini Rp16.500 – 17.000 ribu per kg, sebelumnya dikisaran Rp15 ribu.
Seorang pedagang mengatakan kenaikan harga cabai masih mendominasi. 
“Informasi dari pedagang besar, petani banyak yang gagal panen,” kata pedagang sembako kelurahan Inobonto, Senin (15/06/2026).

Pedagang berharap, kenaikan harga sembako ini, tidak berlangsung lama karena berefek ke pedagang dan konsumen. 

“Ya saat ini Pembeli berkurang sebab harga Sembako naik, ” ungkap Pedagang.

Sementara Warga berharap pemerintah dapat membuka pasar murah.
“Kondisi seperti ini yang semua kebutuhan pokok naik, diharapkan pemerintah dapat hadirkan sembako murah,” pintah Warga.

Kepala Badan Ketahanan pangan Bolmong I Wayan Mudiyasa saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. (Yono).