MATANGA—Banggai Laut Delikfakta.com, Kontestasi Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) Desa Matanga Kecamatan Banggai Selatan Kabupaten Banggai Laut mulai menghangat. Sejumlah nama disebut siap mengambil bagian dalam perebutan mandat masyarakat, salah satunya Rusyil, tokoh masyarakat yang dikenal dengan sapaan Om Rucing.

Pria kelahiran Sinjai, 1 Juni 1969, tersebut menyatakan kesiapannya maju setelah mengaku mendapat dorongan dari sejumlah masyarakat Desa Matanga. Keputusan itu, menurutnya, bukan didorong ambisi pribadi, melainkan keinginan untuk melihat adanya perubahan dalam tata kelola dan pembangunan desa.

Rusyil selama ini dikenal sebagai Ketua Pembangunan Masjid Al-Iqra Desa Matanga. Ia juga merupakan bagian dari tim investigasi LSM KATIK.

Kepada awak media, Rusyil mengungkapkan bahwa salah satu persoalan yang menjadi perhatiannya adalah pemerataan.

“Saya melihat desa butuh perubahan. Saya juga melihat tidak adanya pemerataan, dan itu yang mendorong saya maju dalam kontestasi ini,” ungkap Rusyil.

Menurutnya, pembangunan desa harus mampu memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan kedekatan maupun latar belakang warga.

Ia menegaskan, pemerataan bukan hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek pelayanan dan distribusi bantuan kepada masyarakat.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah pemerataan, bukan hanya mengutamakan keluarga dekat,” tegasnya.

Dorongan Masyarakat Jadi Modal Politik

Rusyil mengaku, dorongan dari masyarakat menjadi salah satu alasan utama dirinya semakin memantapkan langkah mengikuti Pilkades PAW.

Ia menyadari bahwa kontestasi tersebut bukan sekadar pertarungan antarcalon, melainkan proses untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam melanjutkan roda pemerintahan Desa Matanga.

Dengan usia yang disebut menjadi yang tertua di antara para calon lainnya, Rusyil justru melihat pengalaman dan kematangan sebagai modal untuk menawarkan gagasan kepada masyarakat.

Baginya, kepemimpinan desa membutuhkan pengalaman, keberanian mengambil keputusan, sekaligus kemauan untuk mendengar langsung aspirasi warga.

Janji Perubahan Jika Mendapat Mandat

Om Rucing menegaskan, apabila masyarakat Desa Matanga memberikan mandat kepadanya, ia siap membawa perubahan dengan mengedepankan prinsip pemerataan.

Sektor bantuan masyarakat menjadi salah satu perhatian yang akan diprioritaskannya.

Ia berharap bantuan yang tersedia dapat diberikan berdasarkan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Dengan niat yang tulus, saya siap mengabdikan diri untuk masyarakat. Kalau diberikan mandat, saya akan berusaha membawa perubahan dan memperjuangkan pemerataan, terutama dalam sektor bantuan,” ujarnya.

Kontestasi Pilkades PAW Desa Matanga pun diperkirakan akan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menilai visi, pengalaman, integritas, serta komitmen masing-masing calon sebelum menentukan pilihan.

Penah Daeng Irwan