
Cibubur- Delikfakta. Com. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 resmi berakhir di Lapangan Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (24/10-2026).
Adalah tim atlet Gatevall Sulawesi Tengah keluar sebagai juara umum dengan perolehan 4 medali emas dan 1 medali perak dari 11 nomor pertandingan yang diperlombakan.
Berikut ini tim atlet Gateball Sulteng dibawah komando Faidul Keteng sebagai ketua RGATSI Sulteng dan Asbudianto sebagai pelatih dengan lisensi nasional yakni :
1. Beregu putri
Kapten elfiyanti leidya patricia
Dian rachmawaty
Risqiana
Andi zahra
Arini yudia
Miniarti
Aurah
Erlinda
2.Triple putri
Mastati (kapten)
Ayunda putri
Aurah
Erlinda
3. Triple putra
Rifai mukti ( kapten)
Muh rifail
Muh rahim Rifki adansyah
Muh ramadhan
4. Single putri
Elfiyanti leidya patricia (elsa)
Perak :
Doble putri
Miniarti
Andi zahra
Asbudianto menjawab media ini Minggu (25/10-2026), menegaskan terima kasih kepada seluruh tim dan atlet Pergatsi Sulteng yang telah membawa harum nama daerah dengan meraih juara umum pada Kejurnas Pergatsi di Cibubur kemarin.
“Terima kasih kepada semua tim dan atlet Pergatsi yang telah membawa harum nama Sulteng dengan meraih juara umum,”ujar Asbudianto.
Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB Pergatsi), Diana Kusumastuti, saat menutup kejuaraan menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, wasit, panitia, dan sponsor yang telah mendukung kelancaran kompetisi.
Ia juga mengingatkan para atlet agar menjadikan hasil pertandingan sebagai motivasi untuk meningkatkan prestasi.
“Saya mengucapkan selamat kepada Sulawesi Tengah yang berhasil menjadi juara umum. Bagi daerah yang belum meraih hasil terbaik, tetap semangat dan terus berjuang. Sementara bagi yang menang, jangan sombong, tetapi terus tingkatkan prestasi,” kata Diana.
Kejurnas Gateball 2026 berlangsung pada 20–24 Oktober 2026 dan diikuti sekitar 747 atlet dari 27 provinsi di Indonesia. Kompetisi ini menjadi ajang mengukur kemampuan atlet sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya.
Diana juga mendorong seluruh atlet, pelatih, dan pengurus untuk mempersiapkan diri menghadapi agenda olahraga berikutnya. Ia berharap gateball Indonesia semakin berkembang dan mampu menembus kompetisi internasional, termasuk peluang tampil di Asian Games.
“Kita harus mempersiapkan diri untuk kejuaraan yang akan datang. Saya berharap semangat dan prestasi ini terus ditingkatkan,” katanya.
Sistem Pertandingan Diperkuat
Ketua Panitia Kejurnas Gateball 2026, Yuslan, mengatakan penyelenggaraan tahun ini berjalan tertib dan lancar berkat kerja sama seluruh pihak. Ia menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan sekaligus meminta maaf atas kekurangan selama pelaksanaan kejuaraan.
Menurut Yuslan, salah satu perubahan dalam penyelenggaraan tahun ini adalah penerapan sistem tiga terbaik untuk menentukan tim yang lolos ke babak berikutnya. Sistem tersebut diterapkan agar kelolosan peserta lebih ditentukan oleh hasil pertandingan, bukan faktor keberuntungan dalam pengundian.
“Dengan sistem ini, tim yang lolos ke babak berikutnya benar-benar ditentukan berdasarkan hasil pertandingan. Bukan karena keberuntungan saat undian,” ujar Yuslan.
Ia menjelaskan, panitia mencatat partisipasi sekitar 747 atlet dari 27 provinsi. Jumlah tersebut dinilai tetap menggembirakan di tengah sejumlah kendala perjalanan yang dialami peserta, termasuk gangguan kabut asap di beberapa daerah.
Yuslan berharap kejuaraan nasional ini dapat memperkuat pembinaan dan pengembangan gateball di berbagai daerah. Ia juga mendorong peningkatan kualitas kompetisi agar gateball semakin berkembang sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia.
Berdasarkan hasil pertandingan, Sulawesi Tengah meraih posisi pertama pada nomor beregu putri, triple putri, triple putra, dan tunggal putri. Raihan tersebut mengantarkan kontingen Sulawesi Tengah menjadi juara umum dengan empat emas dan satu perak.
Sejumlah daerah lain juga mencatatkan prestasi pada berbagai nomor. Daerah Istimewa Yogyakarta menjuarai nomor beregu putra, Sulawesi Selatan menjadi yang terbaik pada beregu campuran, Papua meraih emas triple campuran, Bali unggul pada double putri, Kalimantan Selatan menjadi juara double putra, Sumatera Utara menjuarai double campuran, sedangkan Gorontalo meraih emas tunggal putra.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh daerah untuk meningkatkan pembinaan dan kualitas atlet. Dengan kompetisi yang berkesinambungan, gateball Indonesia diharapkan semakin kompetitif dan memiliki peluang lebih besar untuk berpartisipasi dalam ajang olahraga internasional, termasuk Asian Games. (Sumber PAH/ROY-majalah lintas).***







